Mbk ciri2 keputihan itu sprti apa ya... Trus apa penyebab dan akibat dri keputihan... Tolong d'jawab y mbk, Terima kasih
Jawaban :
KEPUTIHAN, APAKAH NORMAL? Keputihan : apakah normal ? Share Artikel ini melalui: Twitter Facebook MySpace Digg Digg friendster wordpress technorati Diterbitkan pada tanggal 22 - 07 - 2008 | 198 komentar
Dokter sehat – Keputihan atau dalam bahasa kedokteran disebut leukore
atau flour albus, adalah cairan yang keluar dari vagina/liang kemaluan
secara berlebihan. Dalam keadaan normal, cairan ini tidak sampai keluar,
namun belum tentu cairan yang keluar tersebut merupakan suatu penyakit.
Sebenarnya keputihan dapat dibedakan atas gejala keputihan yang timbul.
Gejala tersebut bisa diamati dari sifat sifat cairan yang keluar saat
keputihan berlangsung. Sumber cairan sendiri bisa berasal dari vagina,
cairan leher rahim, cairan uterus, dan cairan yang berasal dari tuba
falopii.
Bila cairan yang keluar jernih, berlendir banyak namun tidak berbau
maka hal ini merupakan sesuatu yang normal terjadi saat seorang wanita
menjelang menstruasi, kelebihan hormon estrogen dan stress. Keputihan
seperti ini juga sering dijumpai pada wanita hamil.
Jika cairan yang keluar seperti susu kental, lengket, sangat banyak
dengan bau yang tidak begitu mencolok maka kemungkinan telah terjadi
radang pada serviks/leher rahim (servisitis) dan vagina (vaginitis).
Cairan yang keluar berwarna coklat, encer seperti air, sangat banyak
dan lembab, maka kemungkinan wanita tersebut menderita vaginitis,
servisitis, gangguan pembuluh darah pada serviks, endometriosis dan saat
pengobatan kanker dengan radiasi. Warna coklat timbul akibat perdarahan
yang terjadi akibat kelainan tersebut.
Bila cairan berwarna abu abu dengan garis darah, encer seperti air,
sangat banyak dan berbau busuk yang keluar dari vagina, maka kemungkinan
wanita tersebut menderita ulkus vagina, vaginitis. Kemungkinan lain
yang sangat perlu diwaspadai adalah kanker baik ganas maupun jinak.
Jika cairan yang keluar berwarna merah muda, cair, sangat banyak tetapi
tidak berbau maka kemungkinan telah terjadi infeksi bakteri non
spesifik. Gejala ini juga timbul saat seorang wanita kelebihan hormon
estrogen.
Bila cairan yang keluar putih, encer berbintik bintik banyak, berbau
apek disertai dengan nyeri saat buang air kecil serta gatal di sekitar
kemaluan maka kemungkinan wanita tersebut menderita infeksi yang
disebabkan oleh jamur. Candida albicans adalah jamur yang paling sering
hinggap di kemaluan seorang wanita.
Bila cairan yang keluar kuning kehijauan, berbusa, merah, sangat
banyak, gatal, berbau busuk dan ditemukan nyeri tekan pada sekitar
kemaluan serta kemerahan pada vagina, maka kemungkinan telah terjadi
infeksi yang disebabkan oleh kuman protozoa Trichomonas vaginalis.
Terakhir, bila cairan yang keluar berwarna kuning, kental, sangat
banyak, terasa panas dan gatal pada kemaluan, nyeri tekan pada daerah
sekitar kemaluan, nyeri saat buang air kecil, maka kemungkinan infeksi
yang disebabkan oleh Nisseria gonorrhoe atau lebih beken disebut GO.
Apabila anda menjumpai keputihan yang tidak baik sebagaimana uraian
diatas, ada baiknya berkonsultansi dengan dokter terdekat. Keterlambatan
pengobatan akan membuat komplikasi. Umumnya adalah kuman yg telah naik
ke panggul sehingga terjadi penyakit yang dikenal dengan penyakit radang
panggul. Komplikasi jangka panjang ldapat menimbulkan kemandulan akibat
rusak dan lengketnya organ organ dalam kemaluan (contoh: tuba
fallopii).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar