Sebenarnya vagina memiliki mekanisme pembersihan sendiri dengan mengandalkan koloni bakteri normal yang menjaga keseimbangan mikroorganisme di dalam dan di sekitar alat vital. Namun, sayang keseimbangan dapat terganggu bila pemiliknya tidak begitu peduli dengan organnya.
Nah, sekarang saya akan membagikan beberapa tips dalam cara sehat merawat vagina anda.
1. Bilaslah vagina dengan Sanitizer
Semprotkan ke dalam vagina dan dengan bahan aktif yang terkandung, pasti akan melumpuhkan bakteri, kuman serta jamur, sanitizer ini biasa digunakan dibawah pengawasan okter.
2. Laser
Laser ini seperti yang terdapat di mata Cylops Mutant, yaitu sinar diarahkan dan ditembakkan ke dalam vagina untuk membunuh kuman.
3. Ozon - Terapi
Terapi ozon ini menggunakan suatu alat yang namanya vaginal insuflation. Prosesnya adalah ozon dimasukkan ke dalam vagina dalam takaran khusus yang nantinya akan berlaku sebagai disinfektan yang bisa membunuh kuman bakteri.
4. Uap Hangat
Perawatan ini seperti memberikan aroma sensasi uap hangat ke vagina yang bertujuan untuk relaksasi. (Tidak mencegah penyakit)
5. Gurah Vagina
JANGAN MENGGUNAKAN METODE INI
6. Spa Vagina
Ini sama seperti spa yang biasa dilakukan untuk tubuh, namun spa ini dikhususkan untuk diterapkan pada bagian vagina saja.
7. Kuras Vagina
Ini adalah pengontrolan dan pembersihan vagina sampai ke mulut serta rongga rahim. Langkah ini menjadi tindakan awal supaya jamur atau kuman tidak merembet sampai ke rongga rahim atau saluran telur yang bisa mengakibatkan kemandulan atau infeksi yang bisa menyebabkan munculnya kanker.
Sebab itu wanita yang menderita keputihan hendaknya tidak menunda pengobatannya. Supaya tidak repot, penderita bisa mendatangi klinik semacam Klinik Pasutri atau Pusat Pelayanan Keluarga yang memberi pelayanan mulai dari wawancara, pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium serta membersihkan vagina sampai ke rongga rahim hingga pengobatannya sampai tuntas.
Caranya, ujung vagina sampai rongga rahim diteropong dengan speculum. Dengan alat penjepit kain kasa (gaas) yang terlebih dulu direndam dalam betadin ini, tindakan “kuras” dilakukan. Tidak perlu takut, karena tindakan ini sederhana dan tidak menyiksa. Usai hasil lab diketahui, dokter akan memberikan obat yang tepat. Bisa berupa obat minum, bisa juga tablet yang dimasukkan ke lubang vagina.
Setelah 3 bulan, pasien diharapkan kembali untuk cek ulang. Para ibu yang menghadapi masalah dengan pasangan sehubungan dengan kasus ini bisa sekalian berkonsultasi. Para wanita yang menderita keputihan, acap kali kambuh penyakitnya karena kurang diobati tuntas. Mengobati daerah sekitar vagina saja belum cukup, sebaiknya sampai ke bagian dalam.
Nah, sekian itu dulu aja deh buat sore ini. Terima kasih sudah menyimak. Saya berharap anda akan semakin ahli dalam melakukan perawatan vagina agar hubungan juga semakin intim :D
Kunjungi juga
http://www.kompasiana.com/whateverjeez